Director / Writer : Lars Von Trier
Kirsten Dunst, Charlotte Gainsbourg, Kiefer Shuterland
I’ve been waiting too long to write this note about Lars Von Trier’s Melancholia. When I first saw it, I remember I really, really, really liked it without knowing why, yet. I had as mixed feelings as Melancholia’s reception in Cannes that year. Lars Von Trier made it even worse by making a scandal, –ended up being kicked out from the festival–, which had grown bigger than the movie itself. So I waited. I thought, maybe I will change my mind after a few days, or months, or even years. SELENGKAPNYA »
Para pemenang sudah diumumkan. Gedung Palais Du Cinema sudah ditinggalkan oleh penghuninya selama dua pekan ini. Tapi dengung peristiwa yang terjadi sepanjang festival masih akan terasa hingga beberapa pekan ke depan. Tentu saja pengusiran Lars Von Trier dari Festival Film Cannes menjadi berita utama tahun ini. SELENGKAPNYA »
Dalam hal industri film, Indonesia termasuk yang beruntung sudah memiliki infrastruktur. Di Indonesia, sejumlah rumah produksi aktif membuat film dan menghasilkan banyak judul film dalam setahun. Bandingkan dengan Lebanon misalnya. Konflik seperti sudah jadi menu sehari-hari dalam kehidupan masyarakat Lebanon. SELENGKAPNYA »
Dengan suara yang terdengar tegar, Rosita Rasoulof mengucapkan, ‘Salam’. Di depan penonton yang memenuhi Salle Debussy, sabtu 14 Mei lalu, Rosita bicara atas nama suaminya, Mohammad Rasoulof, yang saat ini sedang dalam proses banding atas hukuman enam tahun penjara dan 20 tahun larangan bekerja yang dijatuhkan pemerintah Iran.
Beberapa hari sebelum Cannes dimulai, Rasoulof dikabarkan akan datang menghadiri pemutaran film perdananya, Bé Omid E Didar (Goodbye), yang masuk seleksi di program Un Certain Regard yang jurinya diketuai Emir Kusturica, sutradara Serbia yang juga terkenal karena film-film bertema politiknya.
Thierry Fremaux, direktur Festival Film Cannes bahkan berjanji jika Mohammad Rasoulof bisa sampai di Cannes, maka festival tersebut akan menyediakan teater dan memutar lagi film Bé Omid E Didar. Namun menurut Rosita, harapan itu akhirnya pudar ketika sampai hari ini, SELENGKAPNYA »
Salah satu kegiatan Jafar Panahi selama menunggu keputusan bandingnya adalah menjaga iguana. Putrinya yang sedang belajar di Paris sering menelpon, mengingatkan Jafar untuk tak lupa memberi makan iguana yang sering bermanja-manja di lengan Jafar. Di salah satu adegan dalam film In Film Nist, Jafar terlihat kesal karena si iguana ogah membuka mulut. Penonton dibuat tertawa ketika Jafar terpaksa menolak menjaga anjing tetangganya karena si anjing membuat iguana kabur ketakutan. Melihat Jafar Panahi di In Film Nist, seperti menjawab pertanyaan semua orang, bagaimana nasib Jafar Panahi di Iran sana? Dalam In Film Nist, Jafar seperti ingin memberi kabar, bahwa ia baik-baik saja dan sedang terus berjuang untuk bebas. SELENGKAPNYA »
Ketika nama Apichatpong Weerashetakul disebut sebagai penerima Palme D’Or pada Festival Film Cannes tahun lalu, dunia sinema terperanjat. Tapi yang tak kalah kaget dari peristiwa itu adalah Pemerintah Thailand sendiri. Tiba-tiba semua mata seperti tertuju pada negeri mereka, padahal mereka nyaris tak sadar bahwa film Apichatpong ikut berkompetisi. Maklum, film Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives murni hasil upaya Apichatpong sendiri. Tapi di dunia perfilman, ia sudah dianggap sebagai ikon dari Thailand. Mau tak mau Pemerintah Thailand harus berbenah diri. Tahun ini, Thailand mulai berusaha berbenah diri dengan memberi perhatian khusus kepada para sutradara independennya. SELENGKAPNYA »
Situs RumahFilm.Org dioperasikan dan dikelola oleh Rumah Film Indonesia, perhimpunan yang bergerak memajukan kajian dan telaah yang berkait dengan film Indonesia. Di situs ini, Anda akan menemukan kabar terkini di seputar Industri film Indonesia, gallery foto, trivia, profile bioskop, review film-film Indonesia (dan dunia) terbaru, juga kajian dan riset mendalam tentang film Indonesia.
SELENGKAPNYA »Kritik, saran, sumbangan artikel dan tulisan lain hubungi: redaksi@rumahfilm.org
Alamat Redaksi:
Jalan Puskesmas No. 99 Jakarta 13880 Indonesia
Telp. +62-81399321808
