Kompetisi Film Pendek Fantasi Dibuka

Oleh Ekky Imanjaya | 25.05.2011| Komentar (0)


Kesempatan terbuka lebar bagi setiap orang yang ingin terjun di dunia film.  Tujuh orang yang berkecimpung di dunia film tergerak untuk mengadakan FISFiC (Fantastic Indonesian Short Film Competition) yang dimulai Jumat, 20 Mei. Mereka adalah Joko Anwar (Penulis/Sutradara Janji Joni, Arisan, Kala, Pintu Terlarang, ONROP!), Rusli Eddy (Direktur  Indonesia International Fantastic Film Festival/INAFFF), Gareth Evans (Sutradara Merantau, Serbuan Maut), Timo Tjahjanto & Kimo Stamboel-The Mo Brothers (Sutradara Rumah Dara), Sheila Timothy (Producer LifeLike Pictures,Pintu Terlarang), dan Ekky Imanjaya (Binus School of Film, Rumahfilm.org).

Kompetisi ini khusus untuk genre  Fantasi (horor, thriller, sci-fi, fantasy)  dan terbuka bagi siapa saja selama belum pernah menghasilkan karya audio visual secara komersial yang pernah ditayangkan di televisi  dan bioskop.

Peserta terdiri atas   3 orang (sutradara/penulis/produser). Satu tim cukup mengirimkan data diri (nama, jabatan, KTP, alamat, email dan telepon, portfolio) dan synopsis maksimal 600 kata ke fisfic@gmail.com. Director’s Treatment dan skenario utuh tidak wajib tetapi boleh disertakan. Pengumpulan sinopsis ini akan berlangsung hingga 20 Juni.

Akan ada 25 tim yang sinopsisnya terpilih yang diumumkan di awal Juli. Mereka akan diundang untuk mengikuti lokakarya di Binus International pada 22-23 Juli mendatang. Dari sana, akan dipilih 10 tim yang akan mendapatkan kesempatan untuk merealisasikan karya mereka ke dalam film pendek. 10 Film pendek ini akan ditayangkan di INAFFF 2011 dan media partner. Juara 1 akan diumumkan pada bulan November 2011.

Pemenang pertama ini diberi kesempatan untuk mendaurulang filmnya, dan akan bergabung untuk proyek omnibus bersama Joko Anwar, Mo Brothers, dan Gareth Evans yang akan diproduseri  LifeLike Pictures dan akan beredar secara komersial pada 2012.

Jadi, tunggu apa lagi?

Ekky Imanjaya

Pengajar pada Binus Film School, Universitas Bina Nusantara ini memegang dua gelas master: bidang filsafat dari UI dan film studies dari Universitet Van Amsterdam, Belanda. Ekky dikenal sebagai penulis yang produktif dan sudah menghasilkan beberapa buku dalam bidang film seperti A to Z Film Indonesia, The Backdoors of Jakarta: Jakarta and Its Social Issue in Post-Reform Indonesian Cinema dan beberapa lagi. Ekky juga menyutradarai beberapa film, seperti Macet yang mendapat penghargaan GTZ Sustainable Urban Transport Project, Thailand. Belum lama ini ia menyelesaikan film dokumenternya tentang kelompok musik Tielman Brothers.

RAMAIKAN DISKUSI

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.

banner

Twitter @rumahfilmorg

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Tentang rumahfilm.org

Situs RumahFilm.Org dioperasikan dan dikelola oleh Rumah Film Indonesia, perhimpunan yang bergerak memajukan kajian dan telaah yang berkait dengan film Indonesia. Di situs ini, Anda akan menemukan kabar terkini di seputar Industri film Indonesia, gallery foto, trivia, profile bioskop, review film-film Indonesia (dan dunia) terbaru, juga kajian dan riset mendalam tentang film Indonesia.

SELENGKAPNYA »

ALAMAT KONTAK

Kritik, saran, sumbangan artikel dan tulisan lain hubungi: redaksi@rumahfilm.org

Alamat Redaksi:
Jalan Puskesmas No. 99 Jakarta 13880 Indonesia
Telp. +62-81399321808