<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for .::Rumah Film::.</title>
	<atom:link href="http://new.rumahfilm.org/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://new.rumahfilm.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Feb 2012 02:19:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on Penting tak Berarti Harus Serius, Tapi yang Jelas Harus Asyik by Ekky Imanjaya</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/artikel-feature/pengantar-33-film-indonesia-terbaik-00-09-ekky/#comment-1942</link>
		<dc:creator>Ekky Imanjaya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 02:19:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=1739#comment-1942</guid>
		<description>Bro, daftarnya sudah diunggah, dan juga ada kata pengantar dari Hikmat yang membingkai daftar ini lebih lengkap. silahkan dikomentari ya?
trims
dan, no joke at all in our list. seperti yang ditulis hikmat: &quot;Pesta telah usai. Saatnya untuk serius.&quot;--walau tentu saja itu bukan berarti menyingkirkan kebermainan dan keasyikan. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bro, daftarnya sudah diunggah, dan juga ada kata pengantar dari Hikmat yang membingkai daftar ini lebih lengkap. silahkan dikomentari ya?<br />
trims<br />
dan, no joke at all in our list. seperti yang ditulis hikmat: &#8220;Pesta telah usai. Saatnya untuk serius.&#8221;&#8211;walau tentu saja itu bukan berarti menyingkirkan kebermainan dan keasyikan. <img src='http://new.rumahfilm.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Penting tak Berarti Harus Serius, Tapi yang Jelas Harus Asyik by Ekky Imanjaya</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/artikel-feature/pengantar-33-film-indonesia-terbaik-00-09-ekky/#comment-1940</link>
		<dc:creator>Ekky Imanjaya</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 02:16:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=1739#comment-1940</guid>
		<description>trims atas komentarnya. seperti saya tulis di atas, daftar ini adalah sudut pandang kami, sikap kami, pembacaan kami. tentu saja diskusi selalu terbuka. tetapi kami punya pertimbangan2 tersendiri (yang lebih lengkapnya bisa dibaca di kata pengantarnya hikmat dan juga resensi mini di tiap filmnya, di artikel terpisah) yg tentu saja hasilnya berbeda dengan yang lainnya.

yang lebih penting adalah: bagaimana dengan sudut pandang dan sikap teman-teman pembaca. yang diharapkan adalah sebuah wacana pentingnya pemetaan dan catatan dalam bentuk apapun, termasuk daftar2 dan trivia. dan mari kita berdiskusi :).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>trims atas komentarnya. seperti saya tulis di atas, daftar ini adalah sudut pandang kami, sikap kami, pembacaan kami. tentu saja diskusi selalu terbuka. tetapi kami punya pertimbangan2 tersendiri (yang lebih lengkapnya bisa dibaca di kata pengantarnya hikmat dan juga resensi mini di tiap filmnya, di artikel terpisah) yg tentu saja hasilnya berbeda dengan yang lainnya.</p>
<p>yang lebih penting adalah: bagaimana dengan sudut pandang dan sikap teman-teman pembaca. yang diharapkan adalah sebuah wacana pentingnya pemetaan dan catatan dalam bentuk apapun, termasuk daftar2 dan trivia. dan mari kita berdiskusi <img src='http://new.rumahfilm.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on &#8220;?&#8221; (Tanda Tanya): Pertanyaan Retoris Hanung by Mencatat Film Indonesia tahun 2011 &#171; Gemar Nonton Pangkal Pandai</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/resensi/tanda-tanya-pertanyaan-retoris-hanung/#comment-1852</link>
		<dc:creator>Mencatat Film Indonesia tahun 2011 &#171; Gemar Nonton Pangkal Pandai</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 07:01:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=1431#comment-1852</guid>
		<description>[...] awal tahun sempat ada film ? (Tanda Tanya) karya Hanung Bramantyo yang sempat saya tulis resensinya di Rumah Film. Namun sesudah itu, terus terang saja, tak ada yang kelewat menonjol bagi saya. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] awal tahun sempat ada film ? (Tanda Tanya) karya Hanung Bramantyo yang sempat saya tulis resensinya di Rumah Film. Namun sesudah itu, terus terang saja, tak ada yang kelewat menonjol bagi saya. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 by Membaca Dekade, Menyusun Peta: Pengantar untuk Daftar 33 Film Indonesia Terpenting 2000-2009 Pilihan Rumah Film - .::Rumah Film::.</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/artikel-feature/33-film-indonesia-terpenting-dekade-2000-2009/#comment-1851</link>
		<dc:creator>Membaca Dekade, Menyusun Peta: Pengantar untuk Daftar 33 Film Indonesia Terpenting 2000-2009 Pilihan Rumah Film - .::Rumah Film::.</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2012 05:02:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=1751#comment-1851</guid>
		<description>[...] 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009(0) 18.02.2012 [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009(0) 18.02.2012 [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Fiksi.: Jalan Sulit Alisha dan Mouly by 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/resensi/layar-lebar/fiksi-jalan-sulit-alisha-dan-mouly/#comment-1845</link>
		<dc:creator>33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 17:30:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=375#comment-1845</guid>
		<description>[...] keberaniannya mengambil resiko. Sebagai seorang sutradara yang baru pertamakali membuat film, Mouly tak mengambil jalan mudah. Ia menggunakan referensi film-film Jepang yang menghadirkan kompleksitas karakter manusia yang [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] keberaniannya mengambil resiko. Sebagai seorang sutradara yang baru pertamakali membuat film, Mouly tak mengambil jalan mudah. Ia menggunakan referensi film-film Jepang yang menghadirkan kompleksitas karakter manusia yang [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Saia: Musik Kamar yang Berani by 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/resensi/saia-musik-kamar-yang-berani/#comment-1844</link>
		<dc:creator>33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 17:29:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=30#comment-1844</guid>
		<description>[...] terbatas, sayangnya) cenderung menganggap film ini sebagai &#8220;film tubuh&#8221;. Saya pernah menulis panjang lebar, bahwa ini &#8220;film kamera&#8221;. Oh, tentu seks hadir sangat eksesif, dan itu sendiri pastilah [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] terbatas, sayangnya) cenderung menganggap film ini sebagai &#8220;film tubuh&#8221;. Saya pernah menulis panjang lebar, bahwa ini &#8220;film kamera&#8221;. Oh, tentu seks hadir sangat eksesif, dan itu sendiri pastilah [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mencari Babi Cemas dalam Diri by 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/resensi/mencari-babi-cemas-dalam-diri/#comment-1843</link>
		<dc:creator>33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 17:28:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=1274#comment-1843</guid>
		<description>[...] pada semangat “bertanya atau mati” pada diri Edwin ini. Pertanyaan Edwin, saya rasa, adalah pertanyaan saya juga. [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] pada semangat “bertanya atau mati” pada diri Edwin ini. Pertanyaan Edwin, saya rasa, adalah pertanyaan saya juga. [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 98.08: Yang Muda Yang Melawan Lupa by 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/resensi/film-pendek/98-08-yang-muda-yang-melawan-lupa/#comment-1842</link>
		<dc:creator>33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 17:26:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=474#comment-1842</guid>
		<description>[...] proyek paling nyata “menolak lupa”, sebuah adagium yang lahir dari kutipan Milan Kundera bahwa perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan melawaan lupa. Maka payung kecil yang dibawa Prima Rusdi dan kawan-kawan ini berhasil melindungi bukan hanya [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] proyek paling nyata “menolak lupa”, sebuah adagium yang lahir dari kutipan Milan Kundera bahwa perjuangan melawan kekuasaan adalah perjuangan melawaan lupa. Maka payung kecil yang dibawa Prima Rusdi dan kawan-kawan ini berhasil melindungi bukan hanya [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Laa Ilaha Ilallah, Sambil Telanjang Dada by 33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/esai-opini/laa-ilaha-ilallah-sambil-telanjang-dada/#comment-1841</link>
		<dc:creator>33 Film Indonesia Terpenting Dekade 2000-2009 - .::Rumah Film::.</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 17:26:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=1183#comment-1841</guid>
		<description>[...] wakil sebuah sikap yang harus terus ada. Serupa ketika salah satu pahlawan Asia ini menyenandungkan Laa Ilaaha Ilallah sambil telanjang dada. Inilah dia: sesungguhnya selalu ada yang namanya kompromi dan kemapanan; dan film ini mengingatkan [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] wakil sebuah sikap yang harus terus ada. Serupa ketika salah satu pahlawan Asia ini menyenandungkan Laa Ilaaha Ilallah sambil telanjang dada. Inilah dia: sesungguhnya selalu ada yang namanya kompromi dan kemapanan; dan film ini mengingatkan [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 100 Film Terbaik 2000-2009, Bag. 3 by dika</title>
		<link>http://new.rumahfilm.org/artikel-feature/100-film-terbaik-2000-2009-bag-3/#comment-1817</link>
		<dc:creator>dika</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Feb 2012 08:29:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://new.rumahfilm.org/?p=778#comment-1817</guid>
		<description>aku dah pernah nonton &quot;memento&quot;-bikin pusing. kalo let the right one in ada versi hollywoodnya, judulnya &quot;let me in&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>aku dah pernah nonton &#8220;memento&#8221;-bikin pusing. kalo let the right one in ada versi hollywoodnya, judulnya &#8220;let me in&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

