Eric Sasono

Bekerja sebagai konsultan komunikasi pada beberapa lembaga pemerintah, Eric Sasono menjadikan kritik film sebagai kegiatan sampingannya. Ia pernah menulis skenario film panjang dan menyutradari sendiri satu film pendek sebelum memfokuskan diri pada kritik film. Ia juga aktif di sebagai sekretaris Yayasan Masyarakat Mandiri Film Indonesia, yayasan yang menyelenggarakan Jiffest. Selain itu, Eric merupakan anggota kehormatan Asia Film Award yang berpusat di Hongkong dan kerap menjadi juri di beberapa festival film internasional.

Contact: eric.sasono@rumahfilm.org • Follow: @gemarnonton

Semua posting dari Eric Sasono

Mencatat Film Tahun 2011

Mencatat Film Tahun 2011(1)

10.01.2012| Artikel-Feature

Tahun 2011 adalah tahun yang riuh rendah untuk perfilman Indonesia. Penghentian perdagangan film oleh Motion Picture of America (MPA) ke Indonesia telah menyebabkan bioskop lesu. Hal ini sedikit banyaknya berimbas kepada film Indonesia. Tahun ini tidak ada film Indonesia yang melewati angka 1 juta penonton. Para produser mungkin kini was-was untuk membuat film dengan anggaran yang mahal. Namun belum tentu hal ini berarti turunnya kualitas film Indonesia. Redaktur Rumah Film Eric Sasono mencatat 8 film tahun ini, berkurang dari 9 film yang ia catat tahun lalu. Beberapa film juga belum beredar di bioskop komersial dan masih beredar secara terbatas di festival-festival. Tapi jika kita baca baik-baik catatan Eric ini, tampak ia antusias mencatat ke-8 film itu.

“?” (Tanda Tanya): Pertanyaan Retoris Hanung

“?” (Tanda Tanya): Pertanyaan Retoris Hanung(13)

25.05.2011| Layar Lebar, Resensi

Setelah reda segala ricuh seputar film ? (Tanda Tanya), redaktur Rumahfilm.org, Eric Sasono, mencoba merenungi film itu. Rupanya, film Hanung Bramantyo yang banyak mengundang pujian dan cacian ini memang rawan terhadap pembacaan jahil. Eric mencontohkan satu kejahilan itu di akhir renungannya ini. Tapi, dengan pernyataan pembuatnya bahwa film ini hendak bicara bangsa kita, Eric pun mencoba menempatkan dengan sungguh-sungguh film itu dalam persoalan kebangsaan kita. Agama adalah sebuah persoalan serius bangsa kita. Dan Hanung mencoba memberi jawaban lewat Tanda Tanya, yang justru membuat Eric –dan, semoga, kita– bertanya lebih jauh.

Tiba-tiba Film Asia Tenggara

Tiba-tiba Film Asia Tenggara(1)

Berasal dari tweet seorang teman, Christian Razukas (@hellochris) yang menyampaikan [...]

Matematika Cinta Beda Agama

Matematika Cinta Beda Agama(0)

08.04.2011| Layar Lebar, Resensi

Perbedaan agama jadi perhatian banyak sekali pembuat film, diantaranya Benni Setiawan. Lewat film 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta ini, Benni mempersoalkan persilangan antara perbedaan agama dan perbedaan budaya dalam sebuah konflik cinta segitiga yang sederhana. Redaktur RumahFilm.Org, Eric Sasono, melihat usaha Benni ini penting sekali karena ia menyodorkan hal-hal yang tak biasa ada dalam film Indonesia sebelumnya.

Mencatat Film Indonesia di tahun 2010

Mencatat Film Indonesia di tahun 2010(2)

05.04.2011| Old Writings

Belakangan semakin sulit bagi saya untuk membuat daftar “film terbaik” [...]

Mencari Babi Cemas dalam Diri

Mencari Babi Cemas dalam Diri(1)

03.04.2011| Layar Lebar, Resensi

Bukankah setiap orang punya seorang “ayah Pakistan” yang gagal mencapai [...]

banner

Twitter @rumahfilmorg

Tentang rumahfilm.org

Situs RumahFilm.Org dioperasikan dan dikelola oleh Rumah Film Indonesia, perhimpunan yang bergerak memajukan kajian dan telaah yang berkait dengan film Indonesia. Di situs ini, Anda akan menemukan kabar terkini di seputar Industri film Indonesia, gallery foto, trivia, profile bioskop, review film-film Indonesia (dan dunia) terbaru, juga kajian dan riset mendalam tentang film Indonesia.

SELENGKAPNYA »

ALAMAT KONTAK

Kritik, saran, sumbangan artikel dan tulisan lain hubungi: redaksi@rumahfilm.org

Alamat Redaksi:
Jalan Puskesmas No. 99 Jakarta 13880 Indonesia
Telp. +62-81399321808