Identitas tanpa Wilayah

ARTIKEL FEATURE

Identitas tanpa Wilayah

Eksploitasi sinema sedemikian rupa seharusnya membuat sinema berada pada titik jenuh dalam merayakan kenangan kolektif yang bertujuan untuk memobilisasi identitas nasional semacam ini. Sebuah esei dari Eric Sasono tentang film ...

Minggu,26 Mei 2013

Artikel-Feature Subscribe

Identitas tanpa Wilayah

Identitas tanpa Wilayah
17.10.2012

Eksploitasi sinema sedemikian rupa seharusnya membuat sinema berada pada titik jenuh dalam merayakan kenangan kolektif yang bertujuan untuk memobilisasi identitas nasional semacam ini.

23.05.2012

Festival Film Cannes sudah memasuki minggu kedua, yang berarti hari pengumuman pemenang juga makin dekat. Hingga saat ini, sejumlah film di kompetisi utama sudah dipertontonkan dan masyarakat perfilman di Cannes sudah mulai berspekulasi tentang siapa-siapa saja yang akan membawa pulang penghargaan dari festival yang sudah berumur 65 tahun ini. Tentu, ada pekerjaan berat yang menanti

Arsip artikel-feature »

Resensi Subscribe

Festival De Cannes 2012: On The Road To Cosmopolis

Festival De Cannes 2012:  On The Road To Cosmopolis
25.05.2012

Inilah salah satu film yang paling banyak dinantikan di Festival Film Cannes 2012. On The Road diadaptasi dari buku berjudul sama karya Jack Kerouac, salah satu tokoh sentral dalam kelompok Beat Generation. Group yang ingin menentang pemikiran dan gaya hidup konservatif dan formulaik di Amerika pasca perang dunia ke dua. On The Road salah satu

24.05.2012

Jepang bagi sebagian orang menyimpan pesona eksotis yang unik. Budaya, kepercayaan, cara hidup, dan apapun yang berbau Jepang sekarang dianggap sebagai kualitas hidup. Sushi menjadi makanan populer dan dijual mahal. Teh asal Jepang dijual lebih mahal dari teh asal Cina. Manga yang dulunya hanya bisa didapatkan di dunia underground, menjadi bacaan populer di seluruh dunia.

Arsip resensi »

Wawancara Subscribe

Catatan VII Festival Film Cannes ke-64: Dongeng Naif dari Dunia Nadine Labaki

Catatan VII Festival Film Cannes ke-64: Dongeng Naif dari Dunia Nadine Labaki
25.05.2011

Saat di Cannes, Asmayani Kusrini sempat berbincang dengan Nadine Labaki, seorang perempuan sutradara Lebanon yang membuat sebuah film tentang konflik agama di negaranya. Rini terkesan dengan pendekatan Nadine yang mengajukan dongeng yang naif. Kenapa pendekatan naif seperti itu dipakai untuk membincangkan soal keagamaan dan kebangsaan begitu rupa?

22.05.2011

Kebebasan masihlah sebuah kata yang ilusif, di beberapa tempat. Di Iran, misalnya, kata itu jadi terasa mahal bagi beberapa sutradara dan aktivis yang berseberangan dengan pemerintah. Jafar Panahi, sutradara yang telah ikut mengharumkan nama Iran di pentas sinema dunia, kini dilarang membuat film oleh pemerintahnya. Para pencinta film di seantero dunia, bertanya-tanya, bagaimana nasibnya. In Film Nist (This Is Not Film) menjawab tanya itu, tapi juga menerbitkan berbagai pertanyaan menarik. Ini film yang boleh dibilang salah satu film politik terpenting tahun ini di Cannes, dibuat oleh Mojtaba Mirtahmasb yang sebetulnya hendak membuat dokumenter, dan terasa seperti film komedi. Film itu bergerak dalam berbagai kecemasan, Negara bisa menyergap setiap saat, tapi justru menghasilkan permainan-permainan konseptual. Redaktur RumahFilm Asmayani Kusrini menemui Mojtaba seusai pemutaran perdananya yang, menurut Mojtaba, telah melalui proses mendebarkan, di Palais Du Cinema, Cannes. Rini juga sempat menyaksikan laporan Mojtaba secara online tentang pemutaran perdana itu pada Jafar Panahi, nun di Iran sana. Obrolan dengan Mojtaba ini bisa jadi cermin tentang makna kebebasan kita sendiri, dalam hal pembuatan film, di Indonesia.

Arsip wawancara »
banner

Twitter @rumahfilmorg

Tentang rumahfilm.org

Situs RumahFilm.Org dioperasikan dan dikelola oleh Rumah Film Indonesia, perhimpunan yang bergerak memajukan kajian dan telaah yang berkait dengan film Indonesia. Di situs ini, Anda akan menemukan kabar terkini di seputar Industri film Indonesia, gallery foto, trivia, profile bioskop, review film-film Indonesia (dan dunia) terbaru, juga kajian dan riset mendalam tentang film Indonesia.

SELENGKAPNYA »

ALAMAT KONTAK

Kritik, saran, sumbangan artikel dan tulisan lain hubungi: redaksi@rumahfilm.org

Alamat Redaksi:
Jalan Puskesmas No. 99 Jakarta 13880 Indonesia
Telp. +62-81399321808